Pengertian, Penyebab, dan Indikator Pencemaran Air

22:34
infokimia.com – Pencemaran  merupakan  suatu  penyimpangan  dari  keadaan  normalnya.  Jadi pencemaran air merupakan suatu keadaan air tersebut telah mengalami penyimpangan dari  keadaan  normalnya.  Keadaan  normal  air tergantung  pada  faktor kegunaan air dan sumber air. Pencemaran  air  merupakan bertambahnya  suatu  material  atau  bahan  yang disebabkan oleh aktivitas manusia  yang dapat mengurangi  atau  merusak  daya  guna perairan. Aktivitas tersebut dapat berupa aktivitas rumah tangga dan aktivitas industri.

Suatu sumber air dikategorikan tercemar jika kualitas atau komposisinya baik secara langsung atau tidak langsung berubah oleh aktivitas manusia sehingga tidak bisa lagi berfungsi sebagai air minum, keperluan rumah tangga, pertanian, rekreasi atau maksud lainnya. Selain itu pencemaran (polusi) air dapat dikatakan sebagai penyimpangan sifat-sifat air dari keadaan normal. Adapun ciri-ciri suatu sumber air mengalami pencemaran sangat bervariasi, tergantung dari jenis polutan atau komponen yang mengakibatkan polusi.

air tercemar oleh sampah

Penyebab Pencemaran Air

Perkembangan penduduk dan kegiatan manusia telah meningkatkan pencemaran air sungai, terutama sungai-sungai yang melintasi daerah perkotaan dimana  sebagian air bekas aktivitas manusia dibuang ke sistem perairan yang sedikit atau tanpa pengolahan sama sekali terlebih dahulu.

Berdasarkan sumbernya, penyebab pencemaran air secara umum dapat dikategorikan  sebagai kontaminan langsung dan tidak langsung.

1) Kontaminan Langsung

Kontaminan langsung yaitu kontaminan yang berasal dari sumber polus yang berinteraksi langsung dengan air, meliputi  effluent  yang keluar dari  industri, TPA (Tempat Pemrosesan Akhir Sampah), dan lain sebagainya.

2) Kontaminan Tidak Langsung

Kontaminan tidak langsung yaitu kontaminan yang memasuki badan air melalui permukaan tanah, air tanah, dan atmosfer. Permukaan tanah dan air tanah  mengandung mengandung kontaminan yang berasal dari sisa aktivitas  pertanian seperti pupuk dan  pestisida. Sedangkan kontaminan dari  atmosfer  juga berasal dari aktivitas  manusia yaitu pencemaran udara yang menghasilkan hujan asam. 

Selain itu penyebab pencemaran air juga dapat digolongkan berdasarkan  jenis aktivitas manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, yaitu limbah yang berasal dari industri dan rumah tangga. Beberapa jenis pencemar dan sumber pencemar dapat dilihat pada tabel berikut ini.

jenis pencemar dan sumber pencemar air

Indikator (Parameter) Pencemaran Air

Beberapa indikator (parameter) untuk mengetahui kualitas air, meliputi  indikator fisika, kimia dan biologi.

1) Indikator Fisika  

Indikator fisika yaitu indikator pencemaran air  berdasarkan tingkat kejernihan  air (kekeruhan),  perubahan  suhu,  warna  dan  adanya perubahan warna, bau, dan rasa.

2) Indikator Kimia 

Indikator kimia yaitu indikator pencemaran air berdasarkan zat kimia yang terlarut dan perubahan pH.

3) Indikator Biologis

Indikator Biologis yaitu indikator pencemaran air berdasarkan mikroorganisme yang ada dalam air, seperti bakteri patogen dan mikroorganisme berbahaya lainnya.

Umumnya indikator yang digunakan pada pemeriksaan pencemaran air adalah tingkat keasaman (pH),  oksigen  terlarut  (Dissolved  Oxygen (DO)), kebutuhan  oksigen  biokimia  (Biochemical  Oxygen  Demand (BOD)), dan kebutuhan oksigen kimiawi (Chemical Oxygen Demand (COD)).

Pada pemantauan kualitas air pada sungai harus selalu disertai dengan pengukuran dan pencatatan debit air agar analisis hubungan parameter pencemaran air dan debit badan  air  sungai  dapat  dikaji  untuk  keperluan  pengendalian  pencemarannya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »