Pengertian, Syarat dan Penerapan Titrasi Argentometri (Titrasi Pengendapan)

10:00
titrasi argentometri

Titrasi Pengendapan adalah titrasi yang berdasarkan pembentukan endapan atau kekeruhan. Perak nitrat (AgNO3) adalah bahan kimia yang paling banyak digunakan sebagai senyawa pengendap yang digunakan dalam titrasi ini sehingga titrasi pengendapan dikenal juga sebagai titrasi argentometri. Senyawa lainnya yang dapat digunakan sebagai senyawa pengendap dalam titrasi adalah merkuri (II), Hg22+ sehingga titrasi yang menggunakan senyawa tersebut dikenal sebagai metode titrasi merkurometri.


Metode Titrasi Pengendapan

Berdasarkan jenis larutan penitrasi (titran) yang digunakan, titrasi pengendapan dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu ;
1) Argentometri: Titrasi pengendapan yang menggunakan ion Ag+ (perak) sebagai pentiter (titran).
2) Merkurometri: Titrasi pengendapan yang menggunakan ion Hg22+ sebagai pentiter (titran). 

Argentometri merupakan metode umum untuk menetapkan kadar halogenida dan senyawa-senyawa lain yang membentuk endapan dengan perak nitrat (AgNO3) pada suasana tertentu. Metode argentometri disebut juga dengan metode pengendapan karena pada argentometri memerlukan (terjadi proses) pembentukan senyawa yang relatif tidak larut atau endapan. 

Argentometri merupakan salah satu metode analisis kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui konsentrasi analit dengan menggunakan larutan baku sekunder yang mengandung unsur perak.
Larutan baku sekunder yang digunakan adalah AgNO3, karena AgNO3 merupakan satu-satunya senyawa perak yang bisa terlarut dalam air. Produk yang dihasilkan dari titrasi ini adalah endapan yang berwarna. 

Dasar titrasi argentometri adalah pembentukkan endapan yang tidak mudah larut antara titran dengan analit. Sebagai contoh yang banyak dipakai adalah titrasi penentuan NaCl dimana ion Ag+ dari titran akan bereaksi dengan ion Cl- dari analit membentuk garam yang tidak mudah larut AgCl yang berwarna putih.
Ag(NO3) (aq) + NaCl (aq) AgCl (s) + NaNO3 (aq)

Syarat reaksi dalam titrasi argentometri:
Reaksi yang menghasilkan endapan dapat digunakan untuk analisis secara titrasi jika reaksinya berlangsung cepat, dan kuantitatif serta titik akhir dapat dideteksi

Beberapa reaksi pengendapan berlangsung lambat dan mengalami keadaan lewat jenuh. Tidak seperti gravimetri, titrasi pengendapan tidak dapat menunggu sampai pengendapan berlangsung sempurna. Hal yang penting juga adalah hasil kali kelarutan harus cukup kecil sehingga pengendapan bersifat kuantitatif dalam batas kesalahan eksperimen. Reaksi samping tidak boleh terjadi demikian juga kopresipitasi (zat lain yang ikut mengendap selain zat yang diinginkan). Keterbatasan pemakaian cara ini disebabkan sedikit sekali indikator yang sesuai. Semua jenis reaksi diklasifikasi berdasarkan tipe indikator yang digunakan untuk melihat titik akhir.

Berdasarkan jenis indikator dan teknik titrasi yang dipakai, maka titrasi Argentometri dapat dibedakan atas beberapa metode, yaitu :
1) Metode Guy Lussac (cara kekeruhan)
2) Metode Mohr (pembentukan endapan berwarna pada titik akhir)
3) Metode Fajans (adsorpsi indikator pada endapan)
4) Metode Volhard (terbentuknya kompleks berwarna yang larut pada titik akhir)
Di antara metode yang ada, argentometri adalah cara yang paling banyak digunakan. Titrasi argentometri berdasarkan pada reaksi pengendapan zat yang akan dianalisa (misalnya Cl- atau CNS-) dengan larutan standar AgNO3 sebagai penitrasi, menurut persamaan reaksi :
Ag+ + X- AgX  

Penerapan dan Kegunaan Titrasi Pengendapan 

Metode titrasi argentometri umumnya digunakan untuk menganalisa salinitas  (kadar keasinan) air melalui penentuan kadar ion klorida yang terdapat di dalamnya. Banyaknya larutan AgNO3 yang dibutuhkan untuk mencapai titik akhir titrasi sama dengan banyaknya ion klorida yang terkandung dalam sampel air (analit).

Seiring perkembangan penduduk dunia dan pertumbuhan industri yang pesat menyebabkan tercemarnya persediaan air di lingkungan. Untuk mengetahui zat-zat pencemar yang terdapat dalam air juga dapat dilakukan analisa dengan menggunakan metode titrasi argentometri..

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »